PT. EQUITYWORLD FUTURES Minyak Menguat Setelah Jatuh Ke Bear Market Akibat Naiknya Pasokan AS

PT. EQUITYWORLD FUTURES – Harga minyak telah pulih setelah jatuh ke bear market di tengah spekulasi meningkatnya produksi AS akan menumpulkan upaya yang dipimpin OPEC untuk memangkas pasokan global.
Minyak berjangka naik 0,5 persen di New York, namun masih diperdagangkan di bawah $ 43 per barel. Produksi minyak AS meningkat menjadi yang tertinggi sejak Agustus 2015, menurut sebuah laporan dari EIA. Stok minyak mentah dan bensin turun pada pekan lalu. Brent di London pada hari Rabu ditutup lebih dari 20 persen di bawah level tertingginya di bulan Januari, juga memasuki bear market.
Minyak di New York telah turun ke level terendah 10 bulan di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan pasokan global akan mengimbangi penurunan produksi dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitranya termasuk Rusia. PT Equityworld Mencapai konsensus mengenai penurunan produksi lebih lanjut akan sulit, menurut Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh. Pada hari Selasa, komite teknis anggota OPEC dan non-OPEC dikatakan telah membahas peningkatan produksi di Libya dan Nigeria.
Minyak berjangka West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus naik 21 sen menjadi $ 42,74 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 08:18 waktu setempat. Total volume yang diperdagangkan sekitar 11 persen di atas rata-rata 100 hari.
Minyak Brent untuk pengiriman Agustus berada 36 sen lebih tinggi di level $ 45,18 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. PT Equityworld Harga Brent turun $ 1,20 atau 2,6 persen menjadi $ 44,82 pada hari Rabu, penutupan terendah sejak 14 November. Harga minyak mentah global diperdagangkan lebih besar $ 2,41 dari WTI.
Sumber: Bloomberg

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT. EQUITYWORLD FUTURES Bisnis Pergudangan Terkena Berkah "Booming E-Commerce"

PT. EQUITYWORLD FUTURES Dampak Pajak Sedan Turun di Pasar Mobil Bekas

PT.EQUITYWORLD FUTURES Emas Menuju Bulanan Terburuk di tahun 2017 seiring Rebound Dolar AS